Salah satu sisi dari pulau Tegal
Salah satu sisi dari pulau Tegal

Beberapa waktu yang silam pulau Tegal dan pantai Ringgung hanya sekedar nama dan sepintas lalu terdengar oleh telinga kita tanpa ada reaksi yang istimewa. Cuma sekedar menimbulkan pertanyaan singkat seperti dimana? jauh ya? bagus tidak pantainya?. Saya sendiri sudah mendengar pulau tegal dan pantai ringgung sejak tahun 2000. Dulu keduanya menjadi tempat untuk berkemah di pinggir pantai dan mereka yang pernah datang ke tempat itu hanya bisa bercerita sedikit tentang suasana dan keindahan yang tersedia disana.

Dengan minimnya informasi tentang pulau tegal dan pantai ringgung membuat saya tidak tertarik untuk sekedar mengintip pesona pantai disana. Pulau tegal dan pantai ringgung berlokasi di kec. Hanura kab. Pesawaran prov. Lampung lebih kurang 15km dari kota Bandar Lampung. Lokasinya tidak jauh dari pasar Hanura dan melewati tambak udang yang berada di pinggir pantai Teluk Lampung.

Waktupun tak terasa hingga akhirnya di tahun 2012 saya mencoba untuk memberanikan diri melihat langsung isi pantai ringgung yang sesungguhnya. Dan sesampainya di lokasi itu, saya sedikit terkejut dengan kondisi pantainya yang memang kurang bagus. Ada rumah apung penduduk, keramba ikan, pasir pantai yang cenderung berlumpur, banyak pohon bakau, pantai yang cenderung cekung sehingga ombak dan angin laut tidak besar bahkan tidak ada. Ini yang menjadikan penyebab tidak banyak cerita indah yang bisa kita sampaikan ke orang-orang khususnya mereka yang suka wisata pantai.

Di tahun yang sama terbentuklah komunitas olahraga air yang memulai mempromosikan beberapa pulau yang sebelumnya tidak pernah disambangi. Komunitas inipun memberikan semacam pelatihan untuk snorkeling dan freediving yang baik dan aman. Baik untuk kita dan aman untuk ekosistem yang sudah tumbuh sejak lama. Untungnya saya sudah bisa menggunakan alat snorkeling, tapi belum bisa lepas dari pelampung.

Mendapat ajakan dari seorang kawan yang sudah pernah ke pulau tegal membuat saya senang, karena untuk pertama kalinya bisa menginjakkan kaki di sana. Ada 3 spot yang kami coba nikmati yaitu pasir timbul, pulau tegal dan batu payung. Semua spot mempunyai jenis terumbu karang dan koral yang berbeda-beda, bahkan pasir timbul hanya sekedar dataran pasir yang muncul jika air laut surut. Berenang dan snorkeling di sekitar pulau tegal dan batu payung, kita bisa melihat aneka jenis koral dan bermacam jenis serta ukuran ikan hias.

Ditemani oleh bang Jaya yang ternyata sudah lama berprofesi sebagai instruktur diving di kepulauan Seribu Jakarta membuat kami banyak tambahan tentang teknik berenang yang benar. Sehingga kita bisa menghabiskan waktu yang lama di dalam air bahkan diajarkan bagaimana menyelam sampai kedalaman 3 meter.

DSCN8082_resize

Berenang dengan alat snorkeling sampai latihan menyelam membuat saya ketagihan hingga akhirnya membeli perlengkapan snorkeling lengkap bahkan hingga membeli camera underwater. Karena peralatannya mahal-mahal dan budget kurang, baju renang nggak kebeli cuma dapet celana renangnya saja.. hahaha..

DSCN8134_resize

Dari awalnya ikut ramai-ramai latihan sampai akhirnya bisa berenang sendiri dan berani mengajak teman-teman yang lain untuk mencoba, mungkin sampai saat ini saya sudah 10 kali ke pulau itu. Dari pasir timbul yang seadanya cuma ditandai dengan 3 batang pohon kering, berganti dengan gapura beton dengan tulisan pasir timbul dan terakhir terdapat kafe apunk yang sengaja dibuat oleh pengelola pantai ringgung, tidak menyurutkan semangat saya untuk datang lagi ke pulau itu.

DSCN4073

DSC_4698

DSCN5958

Ada spot menyelam yang belum sempat didatangi dan menurut bang Jaya sekarang bertambah 3 spot khusus untuk snorkeling dan 2 spot khusus untuk freediving. Jika langit sedang cerah sekali, taman bawah laut di sekitar pulau tegal akan tampak jelas sekali, sehingga buat penghobi foto underwater bisa mendapatkan foto yang bersih dan terang. Karena kebersihan air laut disini, sempat pulau ini pernah kedatangan 2 ekor ikan hiu dengan ukuran sedang di kedalaman 8-10 meter. Pengakuan ini disampaikan sewaktu saya ikut menemani bang Jaya ke pulau ini. Memang merupakan tanda jika air laut bersih, banyak ikan berukuran besar datang dan pergi. Pantas saja kalau lumba-lumba lebih senang di lautan samudera yang luas dan bersih pastinya.

DSCN8028_resize

Keindahan pulau Tegal bisa dinikmati oleh beberapa orang yang memang benar-benar memahami dan bisa menikmati keindahan taman lautnya. Taman laut di pulau ini memiliki perbedaan dengan taman laut yang ada di pulau Pahawang, Kelagian dan Tanjung Putus. Ada kemudahan jika kalian pemburu foto underwater dengan clown fish / ikan nemo disini, karena tiap-tiap spot snorkeling memiliki jenis dan jumlah ikan nemo yang berbeda-beda.

DSCN5272

DSCN9845

Sekarang pulau tegal dan pantai ringgung sudah dikelola oleh menejemen Pantai Sari Ringgung, ini dikarenakan pengunjung sudah semakin bertambah dan pemilik perahu bisa bersama-sama berbagi penumpang. Kini pantai Sari Ringgung sudah berbenah dan tidak mau kalah pengunjung dengan pantai lainnya seperti pantai Mutun dan Pantai Klara.

Selama kita mampu menjaga kebersihan alam sekitar kita, selama itu pula kita akan menikmati hasilnya. Semoga ekosistem yang sudah ada tetap terpelihara dan terjaga dengan baik demi generasi yang akan datang.. (tri)

DSCN6001

DSC_4754

DSC_4672

DSCN9820

DSCN9738

DSCN6033

Iklan