Sudah tau kota mana yang terkenal dengan makanan olahan bernama Pempek dengan kuah/cuka yang pedas manis itu? Iya.. kota Palembang ibukota Sumatera Selatan yang merupakan tetangga dekat kampung halaman saya Lampung. Di Bandar Lampung punya beberapa kedai yang menjual makanan khas Palembang ini, tapi beda lidah pasti beda pula rasanya. Ada beberapa kedai yang menjual pempek dengan resep aseli dari Palembang dan ada juga yang menjual pempek Palembang, tapi dengan cuka yang tidak sama dari asalnya.

Saya mau lihat-lihat suasana kota Palembang yang terkenal dengan pempek nya itu. Karna selain pempek, kota ini terkenal dengan bangunan peninggalan yang masih terjaga da terawat, bahkan ada yang masih berfungsi. Cuma 10 jam perjalanan menggunakan kendaraan roda 4 dari Bandar Lampung kita sampai di kota Palembang.

Ini pertama kalinya saya datang ke kota Palembang. Termasuk dalam kota besar di pulau Sumatera, kota ini memiliki sistem transportasi yang cukup baik. Walaupun jalanan dipenuhi kendaraan roda dua maupun roda empat, kota ini bisa memberikan kenyamanan bagi para pejalan kaki dan pengguna angkutan masal. Terlihat dari mudahnya kita mendapatkan bis kota maupun angkutan kota.

Tidak banyak yang bisa saya kunjungi di kota ini, tetapi cukup memberikan nuansa baru dalam jalan-jalan saya.

1. Pulau Kemaro

DSC_1146

Awalnya ragu mendengar ada pulau di aliran sungai musi, ternyata pulau ini cukup luas juga. Terdapat bangunan pagoda yang tinggi sekali dan terdapat patung Singa dan patung naga di depannya. Ada vihara yang merupakan tempat ibadah umat Budha yang ada di sekitar kota Palembang ini. Pada saat perayaan atau upacara keagamaan, tempat ini menjadi pusat ibadah para umatnya. Ada sebuah cerita kuno dari kerajaan Sumatra Selatan yang menceritakan tentang sebuah cinta sang puteri raja dengan saudagar kaya dari negeri cina.

DSC_1135

DSC_1128

2. Benteng Kuto Besak

DSC_1198

Kuto Besak adalah bangunan keraton yang pada abad XVIII menjadi pusat Kesultanan Palembang. Gagasan mendirikan Benteng Kuto Besak diprakarsai oleh Sultan Mahmud Badaruddin I yang memerintah pada tahun 1724-1758 dan pelaksanaan pembangunannya diselesaikan oleh penerusnya yaitu Sultan Mahmud Bahauddin yang memerintah pada tahun 1776-1803. Sultan Mahmud Bahauddin ini adalah seorang tokoh kesultanan Palembang Darussalam yang realistis dan praktis dalam perdagangan internasional, serta seorang agamawan yang menjadikan Palembang sebagai pusat sastra agama di Nusantara.

Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Benteng_Kuto_Besak

07

3. Jembatan Ampera

08

Jembatan Ampera merupakan jembatan penghubung dan membelah sungai Musi yang cukup lebar. Sebagai jalur utama di tengah kota Palembang, jembatan ini tidak pernah sepi dan pada malam hari kita bisa menikmati keindahan lampu yang menghiasi seluruh jembatan.

Informasi jembatan ampera bisa ditemukan di : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Jembatan_Ampera

 

Disekitar jembatan Ampera dan Benteng Kuto Besak, kita bisa temukan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II. Jika kita ke kota Palembang, tidak membutuhkan banyak waktu untuk bisa menyelesaikan kunjungan wisata kita. Selain tempat yang sudah saya kunjungi, masih ada tempat wisata yang bisa kita datangi antara lain Stadion Jaka Baring, pusat perbelanjaan di Kota Palembang.

Iklan