#1000tumblers4lpg gelaran ketiga kali ini menghasilkan cerita-cerita dan keseruan yang berbeda dari dua gelaran sebelumnya. Jarak waktu yang sangat dekat dengan gelaran kedua, membuat persiapan kami lebih singkat dan sedikit tantangan buat para relawan.

10

Target lokasi Ruang Jingga ketiga ini di SDN 2 Waringin Sari Barat kabupaten Pringsewu. Dengan jumlah murid hanya 43 orang, membuat kepercayaan diri kami meningkat dan memiliki harapan yang besar kepada adik-adik untuk konsentrasi menerima apa yang akan kami sampaikan. Sekolah negeri ini berada di pinggir desa dengan jumlah penduduk yang sedikit membuat jumlah murid menjadi sedikit pula, berbeda dengan sekolah yang berada di jalan utama. “Kami tetap optimis kalau masih ada saja yang akan bersekolah disini, karena sekolah ini dekat dengan rumah penduduk” ujar Bapak Kepala Sekolah. Ironisnya di sekolah ini terdapat 2 orang murid yang duduk di kelas 2, sehingga sang guru tidak bisa mengajar jika kedua anak tersebut tidak masuk sekolah.

9

Kali ini relawan yang ikut hanya 7 orang dan peran aktif dari relawan sungguh luar biasa, mungkin dikarenakan para relawan sudah pernah mengikuti kegiatan semacam ini. Hal ini bisa dilihat dari ide kreatif relawan dan respon anak-anak yang sangat antusias dan fokus terhadap apa yang di sampaikan. Para relawan akan mudah mengenali suasana komunikasi yang baik bila pada perkenalan dan permainan pertama adik-adik sudah menyukai dan mau mengikuti permainan dengan senang hati. Keceriaan bercampur bingung sering kami jumpai pada anak-anak yang baru pertama mengenal jenis permainan perorangan ataupun kelompok. Tapi tidak menjadi patah semangat, karena kesalahan merupakan sebuah proses dalam pembelajaran terutama hal-hal yang sifatnya baru.

128

Kali ini para relawan mendapatkan tantangan baru dari Ruang Jingga, yaitu memberikan informasi tentang bahaya sampah dengan media boneka tangan. Kami memilih boneka tangan sebagai media komunikasi yang unik untuk taraf anak-anak dalam menerima sesuatu hal yang dianggap mereka baru. Keseruan terjadi manakala para lakon bermain peran dan dengan improvisasi yang over dosis sehingga membuat kami menahan tawa dan selalu melihat contekan untuk alur ceritanya. Sebuah cerita tentang keseharian yang sering salah dan dilakukan berulang kali oleh masyarakat kita dan tanpa disadari membawa dampak yang buruk bagi lingkungan. Harapan kami dengan sebuah contoh cerita, mereka dengan mudah mengingat dan akan menceritakan kembali dengan teman ataupun keluarganya.

14RJ3_bp2

Pemberian tumbler merupakan kado terindah mereka, agar mereka tetap semangat belajar dan tetap menjaga kesehatan.

73

Sedari dini anak-anak di berikan informasi tentang bahaya sampah, ini penting bagi mereka untuk belajar menghargai pentingnya menjaga kesehatan. (tri)

Terimakasih buat para relawan dan donatur Ruang Jingga, hanya Allah SWT yang akan memberi nilai lebih kepada kalian semua.. #kitamemangkeceh

1121

 

Iklan